Ummu Khadeeja's Blog

November 6, 2010

Haram Hukumnya Wanita Memasuki Tempat Pemandian Umum Meskipun Memakai Sarung Penutup Aurat

Filed under: Adab/Akhlak,Fatwa — Ummu Khadeeja @ 2:24 am
Tags: , , , , , ,

Disalin dari "Ensiklopedi Larangan" jilid 1 Bab Ghusl (Mandi), di bawah tajuk "Haram Hukumnya Laki-laki Memasuki Tempat Pemandian Umum Tanpa Sarung Penutup Aurat dan Haram Hukumnya Wanita Memasuki Tempat Pemandian Umum Meskipun Memakai Sarung Penutup Aurat", halaman 315.

Diriwayatkan dari Jabir Radhiyallahu ‘anh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Maksudnya: Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka janganlah ia masuk ke tempat mandi tanpa mengenakan sarung penutup aurat. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, janganlah ia membawa masuk isterinya ke tempat mandi awam. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, janganlah ia duduk di meja hidangan yang disuguhnya khamr di atasnya. [Hadits hasan, riwayat at-Tirmidzi (2801) dari jalur Laits bin Abi Sulaim, dari Thawus, dari Jabir r.a.]

Diriwayatkan dari Abu Ayyub al-Anshari r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda;

Maksudnya: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah ia memuliakan tamunya. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, janganlah ia masuk ke tempat pemandian (awam) tanpa sarung penutup aurat. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah ia mengucapkan perkataan yang baik atau diam. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat dari kalangan isteri-isteri kalian, maka janganlah ia masuk ke tempat mandi (awam).”

Ia berkata: “Aku mengangkat hadits ini kepada ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz pada masa kekhalifahannya. Maka beliau mengeluarkan perintah kepada Abu Bakar bin Muhammad bin ‘Amr bin Hazm agar menanyakannya kepada Muhammad bin Tsabit tentang hadits ini, kerana ia termasuk orang yang dipercayainya. Lalu ia pun bertanya kepada Muhammad bin Tsabit. Kemudiannya ia menulis surat kepada Umar tentang kebenaran hadits tersebut. Maka Umar pun melarang kaum wanita masuk ke tempat mandi (awam). [Hadits sahih, riwayat Ibnu Hibban (5597)]

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Abbas r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda;

“Jauhilah tempat yang disebut hammaam (tempat mandi awam)!”

Mereka berkata: “Wahai Rasulullah, di tempat pemandian itu, kotoran bisa hilang dan penyakit bisa sembuh.” Rasulullah s.a.w. berkata: “Barangsiapa memasukinya, hendaklah menutup auratnya.” [Hadits hasan, riwayat at-Thabrani, al-Hakim, al-Bazzar]

Diriwayatkan dari Ummud Darda’ r.a., ia berkata: Suatu ketika aku keluar dari tempat pemandian, tanpa sengaja aku bertemu dengan Rasulullah s.a.w.. Baginda bertanya: ‘Dari mana engkau wahai Ummud Darda’?’ ‘Dari tempat mandi.’ Jawabku.

Lalu baginda berkata: ‘Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, siapa saja dari kalangan wanita yang membuka pakaiannya di (tempat) selain rumah ibunya melainkan ia telah merobek tirai antara dirinya dengan ar-Rahmaan.'” [Hadits shahih, riwayat Ahmad (VI/361 dan 362), ad-Dulabi dalam al-Kuna wal Asmaa’]

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: